Edukasi Gizi Berbasis Sekolah untuk Pencegahan Obesitas Anak Sekolah Dasar di Jakarta Utara
Abstrak
Latar belakang: Prevalensi obesitas anak SD di Indonesia naik dari 9,2% (2018) menjadi 14,1% (2024). Sekolah merupakan setting strategis untuk intervensi. Tujuan: menganalisis efektivitas program edukasi gizi berbasis sekolah terhadap pengetahuan, sikap, perilaku, dan status gizi anak SD. Metode: Quasi-experimental pre-post dengan kontrol pada 280 anak kelas IV-V di 4 SD Tanjung Priok (140 intervensi, 140 kontrol). Intervensi: 12 sesi edukasi gizi (gizi seimbang, label makanan, aktivitas fisik), MyPlate Indonesia, snack sehat, role-play. Pengukuran IMT/U sebelum-sesudah 6 bulan. Analisis paired t-test dan ANCOVA. Hasil: Pengetahuan gizi naik 58,4→82,1 (p<0,001), preferensi snack sehat naik 42%. IMT/U: obesitas turun dari 18,6% jadi 13,2% di grup intervensi (p=0,004) vs naik di kontrol. Aktivitas fisik naik dari 142 menit/minggu jadi 218 menit. Kesimpulan: Edukasi gizi berbasis sekolah efektif menurunkan obesitas anak SD dalam 6 bulan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2031 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.