Hubungan Spiritual Care Competence Perawat dengan Kepuasan Pasien Terminal di Unit Paliatif
Abstrak
Latar belakang: Pasien terminal memiliki kebutuhan spiritual tinggi (>80%) yang sering tidak terpenuhi. Kompetensi spiritual care perawat menentukan kualitas asuhan holistik akhir kehidupan. Tujuan: menganalisis hubungan spiritual care competence (SCC) perawat dengan kepuasan pasien terminal di unit paliatif. Metode: Cross-sectional pada 36 perawat dan 108 pasien terminal (kanker stadium IV, gagal organ akhir) di Unit Paliatif RS Kanker Dharmais. SCC perawat diukur dengan Spiritual Care Competence Scale (SCCS-Indonesia). Kepuasan pasien terhadap spiritual care diukur dengan Spiritual Needs Assessment for Patients (SNAP). Analisis Spearman correlation. Hasil: Skor SCC perawat rata-rata 3,2 dari 5 (sedang). Kepuasan pasien terhadap spiritual care 64%. Korelasi positif kuat SCC dengan kepuasan pasien (rho=0,612, p<0,001). Dimensi SCC paling berpengaruh: communication and patient assessment dan personal support and patient counseling. Pasien dengan perawat SCC tinggi melaporkan peace at end-of-life lebih baik. Kesimpulan: Pelatihan SCC untuk perawat paliatif penting untuk meningkatkan kualitas asuhan holistik akhir kehidupan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2031 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.