Pengaruh Simulasi Berbasis Manekin terhadap Kompetensi Klinik Mahasiswa Keperawatan dalam Pemasangan Infus
Kata Kunci:
simulasi, manekin, OSCE, mahasiswa keperawatan, pemasangan infus, pendidikan keperawatanAbstrak
Latar belakang: Pemasangan infus merupakan kompetensi dasar yang wajib dikuasai mahasiswa keperawatan. Simulasi berbasis manekin merupakan metode pembelajaran yang aman sebelum praktik pada pasien nyata.
Metode: Quasi-experimental design pada 60 mahasiswa semester III AKPER YUKI. Kelompok intervensi (n=30) mengikuti simulasi terstruktur dengan manekin Laerdal, kelompok kontrol (n=30) pembelajaran konvensional. Kompetensi dinilai dengan OSCE.
Hasil: Skor OSCE kelompok intervensi 86,4 (SD 5,2) vs kontrol 73,8 (SD 7,1), p<0,001. Confidence level juga lebih tinggi (8,2 vs 6,4 pada skala 1-10).
Kesimpulan: Simulasi berbasis manekin signifikan meningkatkan kompetensi klinik dan kepercayaan diri mahasiswa.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2027 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.