Pengaruh Implementasi Pictogram dalam Edukasi Medikasi terhadap Health Literacy Pasien dengan Pendidikan Rendah

Penulis

  • Eko Wahyono Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Sari Permatasari Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Bagas Wijaya Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Pasien dengan pendidikan rendah (≤SMP) memiliki health literacy rendah dan kepatuhan medikasi 32% lebih rendah dibanding pendidikan tinggi. Pictogram visual dapat menggantikan teks tertulis untuk meningkatkan pemahaman. Tujuan: menganalisis pengaruh edukasi medikasi berbasis pictogram terhadap health literacy. Metode: Quasi-experimental dengan kontrol pada 80 pasien pendidikan ≤SMP yang baru dipulangkan dengan minimum 3 obat (40 intervensi, 40 kontrol). Intervensi: edukasi medikasi dengan pictogram (40 simbol USP DI visual standard, ukuran 5x5 cm, full-color) + brosur 1-halaman per obat. Kontrol: edukasi standar tertulis. Outcome: Health Literacy Indonesia (HLI), kepatuhan obat (MMAS-8), dan medication error 30 hari. Hasil: Skor HLI naik dari 32,4 ke 64,8 di intervensi vs 33,2 ke 41,2 di kontrol (p<0,001, d=2,1). MMAS-8 8 (high adherence) pada 68% intervensi vs 28% kontrol. Medication error 30 hari: intervensi 5% vs kontrol 28%. Kesimpulan: Pictogram efektif meningkatkan health literacy dan kepatuhan obat pada pasien pendidikan rendah.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-24