Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Kualitas Tidur Mahasiswa Keperawatan Generasi Z
Abstrak
Latar belakang: Mahasiswa keperawatan generasi Z (lahir 1997-2012) memiliki screen time rata-rata 6,8 jam/hari, terutama media sosial (TikTok, Instagram). Penggunaan media sosial sebelum tidur diketahui memengaruhi kualitas tidur. Tujuan: menganalisis hubungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur mahasiswa keperawatan. Metode: Cross-sectional pada 132 mahasiswa AKPER YUKI semester I-V dengan total sampling. Variabel: screen time media sosial (Smart Phone Addiction Scale + log app digital wellbeing), kualitas tidur (PSQI), dan blue light exposure. Analisis Pearson correlation dan multiple regression. Hasil: Rata-rata screen time media sosial 5,2 jam/hari, 78% di malam hari. 62% mahasiswa kualitas tidur buruk (PSQI >5). Korelasi positif kuat screen time media sosial dengan PSQI (r=0,612, p<0,001). Penggunaan media sosial 1 jam sebelum tidur prediktor terkuat (β=0,52). 84% mahasiswa "doomscrolling" sebelum tidur. Kesimpulan: Penggunaan media sosial berkorelasi kuat dengan kualitas tidur buruk mahasiswa keperawatan. Edukasi sleep hygiene dan digital boundary penting.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2031 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.