Studi Kasus: Asuhan Keperawatan pada Anak dengan Dengue Shock Syndrome (DSS) di Ruang PICU

Penulis

  • Adelina Pramesti Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Hanif Wijaya Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Tika Anggraeni Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Dengue Shock Syndrome (DSS) adalah komplikasi DBD derajat III-IV dengan mortalitas 5-10% pada anak. Asuhan keperawatan PICU yang akurat menentukan luaran pasien. Tujuan: mendeskripsikan asuhan keperawatan anak dengan DSS di PICU. Metode: Studi kasus pada An. M, 8 tahun, didiagnosis DBD derajat IV (DSS) dengan trombosit 18.000, Hct meningkat 22%, dan syok hipovolemik. Dirawat 7 hari di PICU RS Anak dan Bunda Harapan Kita. NANDA-I 2024. Hasil: Enam diagnosa utama: (1) Ketidakefektifan perfusi jaringan, (2) Defisit volume cairan, (3) Risiko perdarahan, (4) Hipertermia, (5) Ansietas anak dan keluarga, (6) Risiko cedera akibat trombositopenia. Intervensi: resusitasi cairan kristaloid 20 mL/kgBB cepat sesuai protokol WHO, monitoring vital sign + Hct + trombosit per 2 jam, transfusi trombosit, kompres hangat, family-centered care, edukasi tanda warning. Evaluasi hari 7: hemodinamik stabil, Hct normal, trombosit 156.000, suhu afebris, pulang dengan kondisi baik. Kesimpulan: Asuhan keperawatan PICU yang ketat dengan resusitasi cairan agresif dan monitoring intensif menyelamatkan pasien DSS pediatrik.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-22