Efektivitas Morse Fall Scale dengan Intervensi Bundled terhadap Insiden Jatuh Pasien Rawat Inap Dewasa
Abstrak
Latar belakang: Insiden jatuh pasien rawat inap dewasa 3-5 per 1000 hari rawat menyebabkan cedera, perpanjangan rawat, dan biaya tambahan. Morse Fall Scale (MFS) dengan intervensi targeted bundled berdasarkan skor risiko diharapkan efektif. Tujuan: menganalisis efektivitas implementasi MFS + bundled intervention terhadap insiden jatuh. Metode: Quasi-experimental time-series 6 bulan pre-implementasi vs 6 bulan post-implementasi di 3 ruang rawat inap RSPAD Gatot Soebroto. Subjek: 1.456 pasien dewasa. Pelatihan MFS untuk 64 perawat. Intervensi bundled berdasarkan skor MFS: <25 (universal precaution), 25-44 (kuning - signage, bel akses, family education), >45 (merah - hourly rounding, low bed position, non-slip socks, alarm tempat tidur). Outcome: insiden jatuh per 1000 hari rawat dan severity (Hopkins Fall Grade). Hasil: Insiden jatuh menurun signifikan dari 4,8 menjadi 1,2 per 1000 hari rawat (penurunan 75%, p<0,001). Jatuh dengan cedera (Hopkins grade 3-4) turun dari 1,4 menjadi 0,2 per 1000 hari rawat. Kepatuhan asesmen MFS 96%. Kesimpulan: MFS + bundled intervention berbasis stratifikasi risiko efektif menurunkan insiden jatuh secara signifikan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2031 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.