Efektivitas Pelatihan Penanganan Sampah Medis terhadap Kepatuhan Pemilahan Limbah Petugas Kesehatan Puskesmas

Penulis

  • Dahlia Pratama Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Sigit Wibawa Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Vita Saraswati Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Kepatuhan pemilahan limbah medis di Puskesmas Indonesia masih rendah (38-55%) yang berisiko paparan infeksi nosokomial dan pencemaran lingkungan. Pelatihan terstruktur diharapkan meningkatkan kepatuhan. Tujuan: menganalisis efektivitas pelatihan penanganan sampah medis terhadap kepatuhan pemilahan limbah petugas Puskesmas. Metode: Quasi-experimental pre-post pada 56 petugas kesehatan (perawat, bidan, analis) di 4 Puskesmas Tanjung Priok. Intervensi: pelatihan 6 jam materi PP 101/2014, kategori limbah (medis-non medis, infeksius-non infeksius, tajam), color coding WHO, dan simulasi pemilahan. Kepatuhan dievaluasi via observasi langsung 30 hari menggunakan checklist 15 item. Hasil: Skor kepatuhan meningkat signifikan dari rata-rata 42,8% ke 86,4% (p<0,001). Pemilahan limbah tajam dan infeksius mencapai 95%. Insiden needlestick injury turun dari 4 menjadi 1 dalam 30 hari. Pengetahuan pre-post juga meningkat (52% ke 88%, p<0,001). Kesimpulan: Pelatihan penanganan sampah medis 6 jam efektif meningkatkan kepatuhan pemilahan limbah dan menurunkan risiko paparan petugas Puskesmas.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-21