Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Komunitas pada Keluarga Lansia dengan Multi-Morbiditas
Abstrak
Latar belakang: 68% lansia Indonesia mengalami multi-morbiditas (3+ penyakit kronik) yang membutuhkan asuhan keperawatan keluarga komprehensif berbasis home visit. Pendekatan family-centered care relevan untuk konteks budaya Indonesia. Tujuan: mendeskripsikan asuhan keperawatan keluarga pada lansia multi-morbiditas. Metode: Studi kasus pada keluarga Tn. K (lansia 75 tahun) dengan DM tipe 2, hipertensi, CHF kelas II, dan osteoartritis genu bilateral. 8 home visit selama 4 minggu di Tanjung Priok. Pengkajian pakai Friedman Family Assessment Model. NANDA-I 2024 untuk diagnosa keluarga. Hasil: 6 diagnosa keluarga: (1) Kesiapan koping keluarga, (2) Risiko ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga, (3) Defisit pengetahuan keluarga, (4) Risiko jatuh, (5) Risiko ketidakstabilan glikemik, (6) Hambatan mobilitas. Intervensi: edukasi keluarga 4 sesi, modifikasi lingkungan rumah aman lansia, monitoring TTV-GDS keluarga, latihan ROM, dan rujukan posyandu lansia. Evaluasi: GDS terkontrol 110-160, TD stabil <140/90, modifikasi 12 hazard lingkungan, ROM bilateral baik, keluarga lulus edukasi 90%. Kesimpulan: Asuhan keperawatan keluarga berbasis home visit efektif mengoptimalkan kesehatan lansia multi-morbiditas.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2030 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.