Studi Kasus: Asuhan Keperawatan pada Pasien Sirosis Hepatik Dekompensata dengan Ascites Masif

Penulis

  • Sigit Pranoto Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Eka Hidayanti Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Anom Wijaya Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Sirosis hepatik dekompensata dengan ascites masif memiliki mortalitas 1-tahun 30-40%. Manajemen kompleks meliputi paracentesis, restriksi cairan-natrium, dan pencegahan komplikasi. Tujuan: mendeskripsikan asuhan keperawatan pasien sirosis dekompensata dengan ascites masif. Metode: Studi kasus pada Tn. M, 56 tahun, sirosis hepatik dekompensata Child-Pugh C dengan ascites masif (12 L), Hepatic Encephalopathy grade 2, dirawat 14 hari di Ruang Penyakit Dalam RSPAD. NANDA-I 2024. Hasil: Enam diagnosa: (1) Kelebihan volume cairan, (2) Risiko perdarahan, (3) Ketidakseimbangan nutrisi kurang, (4) Risiko cedera (HE), (5) Risiko gangguan integritas kulit, (6) Ansietas keluarga. Intervensi: large-volume paracentesis dengan albumin replacement, diet rendah natrium 2g + protein 1,2 g/kgBB, monitoring TIK + glasgow coma scale, perawatan kulit edematous, edukasi keluarga. Evaluasi: BB turun 14 kg, HE membaik (GCS 15), nutrisi adekuat, tidak ada perdarahan, pasien pulang dengan rencana TIPS pertimbangan. Kesimpulan: Asuhan komprehensif memungkinkan stabilisasi klinis dan persiapan terapi lanjut.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-19