Pengaruh Edukasi Penggunaan Inhaler MDI Berbasis Demonstrasi terhadap Adherence Pasien Asma

Penulis

  • Tutik Lestari Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Ari Wijaya Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Bambang Pertiwi Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Penggunaan inhaler MDI yang salah pada pasien asma mencapai 60-80%, menyebabkan kontrol asma buruk dan eksaserbasi. Edukasi berbasis demonstrasi diharapkan meningkatkan teknik dan adherence. Tujuan: menganalisis pengaruh edukasi inhaler MDI berbasis demonstrasi terhadap adherence pasien asma. Metode: Quasi-experimental pre-post pada 48 pasien asma di Poli Paru RSUD Pademangan. Intervensi: edukasi demonstrasi teknik 6 langkah MDI + return demonstration + follow-up 4 minggu. Teknik inhaler dinilai dengan checklist 9 item. Adherence dengan MARS-A. Hasil: Skor teknik inhaler naik dari 4,2 ke 8,6 (p<0,001), adherence MARS-A dari 16,8 ke 23,4 (p<0,001). Kontrol asma ACT meningkat dari 16,2 ke 22,8. Eksaserbasi 3 bulan turun 65%. Kesimpulan: Edukasi inhaler MDI berbasis demonstrasi efektif meningkatkan teknik, adherence, dan kontrol asma.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-19