Pengaruh Pelatihan Resusitasi Jantung Paru Berbasis Simulasi terhadap Skill Mahasiswa Keperawatan
Abstrak
Latar belakang: Mahasiswa keperawatan perlu kompetensi RJP yang adekuat sebagai dasar BHD. Metode pembelajaran konvensional ceramah kurang efektif menumbuhkan skill psikomotor. Simulasi dengan manikin high-fidelity diharapkan lebih efektif. Tujuan: menganalisis pengaruh pelatihan RJP berbasis simulasi terhadap skill mahasiswa. Metode: Quasi-experimental dengan kontrol pada 80 mahasiswa semester III AKPER YUKI (40 simulasi, 40 ceramah). Intervensi: pelatihan RJP 4 jam dengan manikin Resusci Anne QCPR + debriefing video. Kontrol: pelatihan 4 jam ceramah + video. Skill dinilai dengan OSCE 5 station menggunakan AHA BLS 2020 checklist. Hasil: Skor OSCE kelompok simulasi rata-rata 88,4 vs ceramah 71,6 (p<0,001, d=1,84). Kompresi dada efektif (kedalaman 5-6 cm, frekuensi 100-120/min): simulasi 92% vs ceramah 56%. Kesimpulan: Pelatihan RJP berbasis simulasi high-fidelity signifikan lebih efektif dibanding ceramah konvensional.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2029 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.