Hubungan Beban Kerja Perawat dengan Kejadian Burnout di Instalasi Gawat Darurat RSUD Koja
Kata Kunci:
burnout, beban kerja, IGD, perawat, NASA-TLX, MBIAbstrak
Latar belakang: Burnout merupakan masalah serius pada perawat IGD yang mempengaruhi kualitas pelayanan. Beban kerja yang tinggi diduga menjadi faktor utama.
Metode: Cross-sectional pada 48 perawat IGD RSUD Koja. Beban kerja diukur dengan NASA-TLX, burnout dengan Maslach Burnout Inventory (MBI).
Hasil: 67% perawat memiliki beban kerja tinggi, 42% mengalami burnout sedang-berat. Terdapat korelasi positif kuat antara beban kerja dan burnout (r=0,72, p<0,001).
Kesimpulan: Beban kerja yang tinggi berhubungan signifikan dengan kejadian burnout. Perlu rekayasa ulang sistem jaga dan rotasi staf untuk menurunkan risiko burnout.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.