Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Maternitas pada Ibu Bersalin dengan Preeklamsia Berat
Abstrak
Latar belakang: Preeklamsia berat adalah penyebab utama mortalitas maternal di Indonesia (24%). Manajemen yang tepat dengan asuhan keperawatan komprehensif menentukan luaran ibu dan bayi. Tujuan: mendeskripsikan asuhan keperawatan pada ibu bersalin dengan preeklamsia berat di RSUD Koja. Metode: Studi kasus pada Ny. S, 28 tahun, G2P1A0 usia kehamilan 36 minggu dengan preeklamsia berat (TD 170/110, proteinuria +3, edema +3) yang menjalani SC emergency. Diasuh 5 hari (1 hari pre-op, 4 hari post-partum). NANDA-I 2024. Hasil: Enam diagnosa utama: (1) Risiko cedera maternal terkait hipertensi, (2) Risiko cedera janin, (3) Ansietas, (4) Risiko kelebihan volume cairan, (5) Nyeri akut post-SC, (6) Risiko gangguan ikatan ibu-bayi. Intervensi: monitoring TD/protein 4 jam, MgSO4 sesuai protokol, pembatasan stimulus, posisi miring kiri, monitoring DJJ kontinu, manajemen nyeri post-SC, edukasi ASI eksklusif dan bonding. Evaluasi: TD turun 130/85 hari ke-3, kejang tidak terjadi, bayi lahir hidup BB 2.450g APGAR 8-9, breastfeeding berhasil hari ke-2, ibu dan bayi pulang hari ke-5. Kesimpulan: Asuhan keperawatan komprehensif preeklamsia berat dengan kolaborasi multidisiplin mencegah komplikasi major.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2027 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.