Hubungan Kepatuhan Cuci Tangan Perawat dengan Insiden Healthcare-Associated Infections (HAIs) di ICU
Abstrak
Latar belakang: Healthcare-Associated Infections (HAIs) di ICU dilaporkan 18-30% pasien yang dirawat, dengan kepatuhan cuci tangan perawat sebagai prediktor utama. Kepatuhan di Indonesia bervariasi 35-65%. Tujuan: menganalisis hubungan kepatuhan cuci tangan perawat dengan insiden HAIs di ICU. Metode: Studi observasional analitik 6 bulan di ICU RSUD Tarakan. Observasi langsung kepatuhan 5 moments cuci tangan WHO pada 32 perawat (n observasi=2.840). Surveilans aktif HAIs (VAP, CLABSI, CAUTI) per 1000 device-days. Analisis Spearman correlation dan logistic regression. Hasil: Kepatuhan cuci tangan rata-rata 67,8% (range per moment 48-82%). Insiden HAIs 14,2 per 1000 device-days. Korelasi negatif kuat kepatuhan dengan HAIs (rho=-0,624, p<0,001). Pada hari dengan kepatuhan >75%, insiden HAIs 6,8 per 1000 days; pada kepatuhan <60%, insiden 21,4. Moment "before patient contact" terendah (48%). Kesimpulan: Kepatuhan cuci tangan berhubungan kuat dengan insiden HAIs. Intervensi peningkatan kepatuhan terutama moment "before patient contact" diperlukan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2028 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.