Hubungan Spiritualitas dengan Coping pada Pasien Gagal Jantung Kongestif yang Menjalani Hospitalisasi

Penulis

  • Hilmi Faruq Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Nita Yuliana Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Bambang Suparman Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Pasien gagal jantung kongestif (CHF) menghadapi stres kronis akibat penyakit progresif dan keterbatasan fungsi. Spiritualitas sebagai dimensi holistik diyakini memengaruhi mekanisme coping pasien. Penelitian hubungan spiritualitas-coping pada konteks Indonesia masih terbatas. Tujuan: menganalisis hubungan spiritualitas dengan coping pasien CHF hospitalisasi. Metode: Cross-sectional analitik pada 78 pasien CHF NYHA II-III di Ruang Jantung RS Pusat Pertamina dengan consecutive sampling. Variabel: spiritualitas (Daily Spiritual Experience Scale-DSES Indonesia) dan coping (Brief COPE). Analisis Pearson correlation dan multiple regression. Hasil: Korelasi positif sedang spiritualitas dengan adaptive coping (r=0,524, p<0,001) dan korelasi negatif dengan maladaptive coping (r=-0,381, p<0,001). Subscale "religious coping" berkorelasi paling kuat (r=0,612). Setelah kontrol confounding (usia, jenis kelamin, lama sakit), spiritualitas tetap prediktor signifikan adaptive coping (β=0,48, p<0,001). Kesimpulan: Spiritualitas berhubungan kuat dengan coping adaptif pasien CHF. Asesmen dan intervensi spiritual direkomendasikan dalam asuhan holistik.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-18

Terbitan

Bagian

Artikel Penelitian