Penerapan Virtual Reality untuk Manajemen Nyeri Pasien Luka Bakar selama Penggantian Balutan

Penulis

  • Anggi Permana Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Yusuf Hidayat Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Lia Pratama Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Penggantian balutan luka bakar menimbulkan nyeri prosedural berat (NRS 7-9) yang seringkali tidak terkontrol dengan analgesik standar. Virtual Reality (VR) sebagai terapi distraksi imersif dilaporkan efektif menurunkan persepsi nyeri. Tujuan: menganalisis efektivitas VR terhadap intensitas nyeri pasien luka bakar saat ganti balut. Metode: Quasi-experimental crossover design pada 32 pasien luka bakar derajat II-III di Unit Luka Bakar RSCM. Setiap pasien menjalani 2 sesi ganti balut: satu dengan VR (skenario alam imersif 360 derajat menggunakan headset Oculus Quest 2) dan satu tanpa VR (standar care), urutan acak. Nyeri diukur dengan NRS dan kortisol saliva. Analisis paired t-test. Hasil: NRS rata-rata turun signifikan dari 7,8 ke 4,2 dengan VR (penurunan 3,6 poin, p<0,001). Kortisol saliva post-prosedur lebih rendah dengan VR (-28%, p=0,003). 87,5% pasien memilih VR untuk sesi berikutnya. Tidak ada efek samping signifikan. Kesimpulan: VR efektif menurunkan nyeri prosedural penggantian balutan luka bakar dan layak diintegrasikan dalam asuhan keperawatan unit luka bakar.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-18

Terbitan

Bagian

Artikel Penelitian