Penerapan Virtual Reality untuk Manajemen Nyeri Pasien Luka Bakar selama Penggantian Balutan
Abstrak
Latar belakang: Penggantian balutan luka bakar menimbulkan nyeri prosedural berat (NRS 7-9) yang seringkali tidak terkontrol dengan analgesik standar. Virtual Reality (VR) sebagai terapi distraksi imersif dilaporkan efektif menurunkan persepsi nyeri. Tujuan: menganalisis efektivitas VR terhadap intensitas nyeri pasien luka bakar saat ganti balut. Metode: Quasi-experimental crossover design pada 32 pasien luka bakar derajat II-III di Unit Luka Bakar RSCM. Setiap pasien menjalani 2 sesi ganti balut: satu dengan VR (skenario alam imersif 360 derajat menggunakan headset Oculus Quest 2) dan satu tanpa VR (standar care), urutan acak. Nyeri diukur dengan NRS dan kortisol saliva. Analisis paired t-test. Hasil: NRS rata-rata turun signifikan dari 7,8 ke 4,2 dengan VR (penurunan 3,6 poin, p<0,001). Kortisol saliva post-prosedur lebih rendah dengan VR (-28%, p=0,003). 87,5% pasien memilih VR untuk sesi berikutnya. Tidak ada efek samping signifikan. Kesimpulan: VR efektif menurunkan nyeri prosedural penggantian balutan luka bakar dan layak diintegrasikan dalam asuhan keperawatan unit luka bakar.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2029 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.