Pengaruh Senam Kegel terhadap Frekuensi Inkontinensia Urin pada Wanita Lansia di Posyandu Lansia
Abstrak
Latar belakang: Inkontinensia urin pada lansia wanita prevalensinya 35-50% dan berdampak pada kualitas hidup serta isolasi sosial. Senam Kegel menguatkan otot dasar panggul dan terbukti menurunkan frekuensi inkontinensia. Tujuan: menganalisis pengaruh senam Kegel terhadap frekuensi inkontinensia urin wanita lansia. Metode: Quasi-experimental pre-post pada 38 wanita lansia (≥60 tahun) dengan inkontinensia urin di Posyandu Lansia Tanjung Priok dengan purposive sampling. Intervensi: senam Kegel 10 kontraksi 3 set/hari (pagi-siang-malam), selama 8 minggu, dengan pendampingan kader. Outcome: frekuensi inkontinensia per minggu (urinary diary) dan Incontinence Quality of Life (I-QoL). Hasil: Frekuensi inkontinensia menurun dari rata-rata 12,8/minggu ke 5,2/minggu (p<0,001). Skor I-QoL meningkat dari 48,4 ke 72,6 (p<0,001). 78% peserta melaporkan perbaikan subjektif yang bermakna. Kesimpulan: Senam Kegel 8 minggu efektif menurunkan frekuensi inkontinensia urin dan meningkatkan kualitas hidup wanita lansia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2027 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.