Hubungan Lama Kerja dan Beban Kerja dengan Risiko Low Back Pain pada Perawat Ruang Rawat Inap

Penulis

  • Sigit Wibowo Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Eka Yuliana Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Doni Hartanto Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Low back pain (LBP) adalah keluhan musculoskeletal disorder terbanyak pada perawat (prevalensi 65-80%). Beban fisik mengangkat/mobilisasi pasien dan postur tubuh saat bekerja menjadi faktor risiko utama. Tujuan: menganalisis hubungan lama kerja dan beban kerja dengan risiko LBP pada perawat ruang rawat inap. Metode: Cross-sectional pada 124 perawat ruang rawat inap di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading dengan total sampling. Variabel: lama kerja, beban kerja (NASA-TLX), dan risiko LBP (Nordic Musculoskeletal Questionnaire + observasi REBA). Analisis Chi-square dan logistic regression. Hasil: Prevalensi LBP 12 bulan terakhir 68,5%. Faktor risiko signifikan: lama kerja >5 tahun (OR=3,42, p<0,001), beban kerja tinggi NASA-TLX >70 (OR=4,18, p<0,001), skor REBA tinggi (OR=2,87, p=0,003). Multivariat: beban kerja tinggi prediktor terkuat (aOR=3,68). Kesimpulan: Lama kerja dan beban kerja berhubungan dengan LBP perawat. Program ergonomi dan rotasi tugas diperlukan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-17

Terbitan

Bagian

Artikel Penelitian