Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Produksi ASI Ibu Postpartum di Ruang Nifas

Penulis

  • Vivi Sulastri Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Hartono Wijaya Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Riska Pertiwi Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Produksi ASI yang tidak optimal pada hari-hari awal postpartum (40%) menjadi faktor risiko kegagalan ASI eksklusif. Pijat oksitosin adalah intervensi sederhana yang merangsang refleks let-down dan produksi ASI. Tujuan: menganalisis pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI ibu postpartum. Metode: Quasi-experimental dengan kontrol pada 50 ibu postpartum hari ke-1 hingga ke-3 di Ruang Nifas RS Mitra (25 intervensi, 25 kontrol). Intervensi: pijat oksitosin 15 menit, 2x/hari selama 3 hari oleh perawat terlatih. Outcome: volume ASI (mL/perah) dan kepuasan menyusui. Analisis independent t-test. Hasil: Volume ASI hari ke-3 kelompok intervensi rata-rata 64,2 mL/perah vs kelompok kontrol 32,8 mL/perah (selisih 31,4 mL, p<0,001, d=2,12). Frekuensi let-down meningkat dari 2x ke 5x/hari. Kepuasan menyusui 88% sangat puas pada kelompok intervensi. Kesimpulan: Pijat oksitosin efektif meningkatkan produksi ASI ibu postpartum dan dapat diintegrasikan dalam asuhan rutin di ruang nifas untuk mendukung program ASI eksklusif.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-17

Terbitan

Bagian

Artikel Penelitian