Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Produksi ASI Ibu Postpartum di Ruang Nifas
Abstrak
Latar belakang: Produksi ASI yang tidak optimal pada hari-hari awal postpartum (40%) menjadi faktor risiko kegagalan ASI eksklusif. Pijat oksitosin adalah intervensi sederhana yang merangsang refleks let-down dan produksi ASI. Tujuan: menganalisis pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI ibu postpartum. Metode: Quasi-experimental dengan kontrol pada 50 ibu postpartum hari ke-1 hingga ke-3 di Ruang Nifas RS Mitra (25 intervensi, 25 kontrol). Intervensi: pijat oksitosin 15 menit, 2x/hari selama 3 hari oleh perawat terlatih. Outcome: volume ASI (mL/perah) dan kepuasan menyusui. Analisis independent t-test. Hasil: Volume ASI hari ke-3 kelompok intervensi rata-rata 64,2 mL/perah vs kelompok kontrol 32,8 mL/perah (selisih 31,4 mL, p<0,001, d=2,12). Frekuensi let-down meningkat dari 2x ke 5x/hari. Kepuasan menyusui 88% sangat puas pada kelompok intervensi. Kesimpulan: Pijat oksitosin efektif meningkatkan produksi ASI ibu postpartum dan dapat diintegrasikan dalam asuhan rutin di ruang nifas untuk mendukung program ASI eksklusif.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2027 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.