Progressive Muscle Relaxation (PMR) untuk Mengatasi Insomnia Primer pada Lansia

Penulis

  • Ria Anggraini Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Joko Sutomo Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Henny Setiawati Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Insomnia primer dialami 40-60% lansia dengan dampak pada kualitas hidup, fungsi kognitif, dan risiko jatuh. Progressive Muscle Relaxation (PMR) merupakan teknik relaksasi non-farmakologis dengan profil keamanan baik untuk lansia. Tujuan: menganalisis efektivitas PMR terhadap kualitas tidur lansia dengan insomnia primer. Metode: Quasi-experimental pre-post pada 38 lansia dengan insomnia primer (Pittsburgh Sleep Quality Index PSQI >5) di Komunitas Lansia Tanjung Priok. Intervensi: PMR 30 menit, dilakukan 1 jam sebelum tidur, setiap malam selama 4 minggu, dengan supervisi peneliti. Kualitas tidur diukur dengan PSQI pre dan post. Analisis paired t-test. Hasil: Skor PSQI total menurun signifikan dari rata-rata 11,2 ke 5,8 (penurunan 5,4 poin, p<0,001). Subkomponen yang membaik signifikan: latensi tidur (waktu untuk tertidur menurun dari 42 menit ke 18 menit), efisiensi tidur (meningkat dari 68% ke 87%), dan disfungsi siang hari. 84% lansia keluar dari kategori insomnia (PSQI <=5). Tidak ada efek samping. Kesimpulan: PMR 30 menit sehari selama 4 minggu efektif memperbaiki kualitas tidur lansia dengan insomnia primer dan aman digunakan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-14