Asuhan Antenatal Terstandar untuk Deteksi Dini Pre-Eklampsia pada Ibu Hamil Trimester Ketiga

Penulis

  • Nita Wulandari Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Faizah Hasanah Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Iwan Setiawan Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Pre-eklampsia merupakan penyebab utama mortalitas maternal di Indonesia (sekitar 30% kematian ibu). Deteksi dini melalui antenatal care terstandar dapat menurunkan komplikasi serius. Tujuan: menganalisis efektivitas asuhan antenatal terstandar dalam deteksi dini pre-eklampsia. Metode: Cohort prospektif pada 124 ibu hamil trimester ketiga di Puskesmas Tanjung Priok dengan total sampling. Intervensi: asuhan antenatal terstandar (pemeriksaan TD, protein urin, edema, BB, fundus uteri) setiap kunjungan + edukasi tanda bahaya. Outcome: deteksi pre-eklampsia (TD ≥140/90, proteinuria +1). Follow-up sampai persalinan. Analisis sensitivitas dan spesifisitas. Hasil: 18 ibu hamil (14,5%) terdeteksi pre-eklampsia dini. Dari kelompok terdeteksi, 89% diintervensi dini sehingga tidak progres ke eklampsia. Sensitivitas protokol 94%, spesifisitas 91%. Waktu deteksi rata-rata 32 minggu kehamilan, memungkinkan intervensi 8 minggu sebelum persalinan. Tidak ada kasus eklampsia atau kematian maternal. Kesimpulan: Asuhan antenatal terstandar dengan protokol deteksi pre-eklampsia memiliki sensitivitas tinggi dan efektif mencegah komplikasi serius.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-14