Edukasi Gizi Seimbang terhadap Status Anemia pada Remaja Putri di SMA

Penulis

  • Mira Sulistyawati Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Hadi Sutrisno Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Yuli Setiawati Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Anemia pada remaja putri prevalensinya 25-30% di Indonesia dan menjadi faktor risiko anemia kehamilan di kemudian hari. Edukasi gizi seimbang merupakan strategi pencegahan primer yang dapat dilakukan oleh perawat komunitas. Tujuan: menganalisis pengaruh edukasi gizi seimbang terhadap kadar hemoglobin remaja putri anemia. Metode: Quasi-experimental pre-post pada 48 remaja putri SMA dengan anemia (Hb<12 g/dL) di SMA Negeri 13 Jakarta Utara. Intervensi: edukasi gizi 4 sesi (60 menit/sesi, mingguan) tentang sumber zat besi, vitamin C, dan menu seimbang + pemberian tablet tambah darah 1x/minggu selama 12 minggu. Hb diukur dengan portable hemoglobinometer pre dan 12 minggu post. Analisis paired t-test. Hasil: Hb meningkat signifikan dari rata-rata 10,8 g/dL ke 12,4 g/dL (peningkatan 1,6 g/dL, p<0,001). 76% remaja keluar dari kategori anemia. Pengetahuan gizi meningkat dari skor rata-rata 52 ke 84 (p<0,001). Praktik konsumsi sayur dan buah meningkat dari 2,3 ke 4,1 porsi/hari. Kesimpulan: Edukasi gizi seimbang + tablet tambah darah efektif meningkatkan Hb dan menurunkan prevalensi anemia remaja putri.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-14