Efektivitas Terapi Reminiscence terhadap Tingkat Depresi Lansia dengan Demensia Ringan
Abstrak
Latar belakang: Depresi pada lansia dengan demensia ringan mempengaruhi kualitas hidup dan progresi kognitif. Terapi reminiscence adalah intervensi non-farmakologis yang memanfaatkan kenangan positif untuk meningkatkan suasana hati dan harga diri. Tujuan: menganalisis efektivitas terapi reminiscence terhadap tingkat depresi lansia dengan demensia ringan. Metode: Quasi-experimental pre-post pada 32 lansia (60-75 tahun) dengan demensia ringan dan depresi (skor GDS-15 >=6) di Panti Werdha Tanjung Priok. Intervensi terapi reminiscence 6 sesi (45 menit/sesi, 2x/minggu) menggunakan foto, lagu, dan benda-benda dari masa muda mereka. Depresi diukur dengan GDS-15 pre dan post. Analisis paired t-test. Hasil: Skor GDS-15 menurun signifikan dari rata-rata 9,4 ke 5,2 (penurunan 4,2 poin, p<0,001). 78% responden mengalami penurunan kategori depresi (dari depresi sedang ke ringan, atau ringan ke normal). Effect size Cohen d=1,18 (large). Selain itu, observasi menunjukkan peningkatan interaksi sosial dan partisipasi dalam kegiatan panti. Kesimpulan: Terapi reminiscence 6 sesi efektif menurunkan tingkat depresi lansia dengan demensia ringan secara signifikan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.