Pengaruh Kangaroo Mother Care (KMC) terhadap Berat Badan dan Stabilitas Suhu Bayi Berat Badan Lahir Rendah

Penulis

  • Lestari Indah Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Ahmad Fauzi Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Ningsih Sundari Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan penyebab utama mortalitas neonatal. Kangaroo Mother Care (KMC) adalah metode evidence-based yang direkomendasikan WHO untuk meningkatkan outcome BBLR. Tujuan: menganalisis pengaruh KMC terhadap berat badan dan stabilitas suhu bayi BBLR. Metode: Quasi-experimental pre-post dengan kelompok kontrol non-equivalent pada 60 bayi BBLR (BB 1500-2500g) di Ruang Perinatologi RS Mitra. Kelompok intervensi (n=30) mendapat KMC 4 jam/hari + perawatan standar; kelompok kontrol (n=30) perawatan standar saja. Pengukuran selama 7 hari. Analisis independent t-test. Hasil: Peningkatan BB kelompok KMC rata-rata 168g vs kelompok kontrol 89g (selisih 79g, p<0,001). Stabilitas suhu (frekuensi episode hipotermia) lebih baik pada KMC: 0,8 episode/hari vs 2,3 episode/hari (p<0,001). Saturasi oksigen rata-rata juga lebih stabil pada kelompok KMC (97,2% vs 95,4%, p=0,003). Tidak ada efek samping. Kesimpulan: KMC efektif meningkatkan berat badan dan stabilitas suhu bayi BBLR. Implementasi KMC rutin sebagai bagian asuhan keperawatan BBLR direkomendasikan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-14