Penerapan Bundle E-MOTIVE Jam-Pertama dengan Kantong Pengumpul Darah Berkalibrasi terhadap Ketepatan Deteksi Dini Perdarahan Postpartum pada Kala IV Persalinan
Abstrak
Latar belakang: Perdarahan postpartum (PPH) tetap menjadi penyebab utama kematian ibu di Indonesia, sebagian besar karena estimasi visual kehilangan darah yang underestimasi sehingga deteksi terlambat. WHO merekomendasikan bundle E-MOTIVE (Early detection, uterine Massage, Oxytocics, Tranexamic acid, IV fluids, Examination/escalation) yang dipicu oleh pengukuran objektif. Tujuan: Menganalisis pengaruh penerapan bundle E-MOTIVE jam-pertama dengan kantong pengumpul darah berkalibrasi (calibrated blood-collection drape) terhadap ketepatan deteksi dini PPH pada kala IV. Metode: Desain quasi-eksperimen pretest-posttest with control group terhadap 156 ibu bersalin pervaginam di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat (78 kelompok intervensi, 78 kontrol estimasi visual). Kelompok intervensi menggunakan kantong kalibrasi sebagai pemicu ambang >=500 mL, dilanjutkan bundle E-MOTIVE dan checklist observasi kala IV (TD, nadi, tinggi fundus, kontraksi, kandung kemih tiap 15 menit pada jam pertama). Instrumen divalidasi (CVI 0,92; Kappa antarperawat 0,86). Analisis chi-square dan independent t-test. Hasil: Deteksi dini PPH yang tepat meningkat dari 64,1% menjadi 89,7% (p=0,001). Median waktu deteksi sejak lahir plasenta dipercepat dari 28 menit menjadi 12 menit (p<0,001). Akurasi estimasi kehilangan darah meningkat (selisih rerata terhadap gravimetri turun dari 312 mL menjadi 86 mL; p<0,001), dan kepatuhan bundle mencapai 91,0%. Simpulan: Bundle E-MOTIVE jam-pertama dengan kantong kalibrasi meningkatkan ketepatan dan kecepatan deteksi dini PPH secara bermakna serta layak menjadi standar asuhan keperawatan maternitas pada kala IV.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2031 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.