Edukasi Terstruktur Perawatan Trakeostomi di Rumah terhadap Kompetensi Caregiver dan Kejadian Komplikasi: Studi di Layanan Homecare Jakarta
Abstrak
Latar belakang: Pasien dengan trakeostomi jangka panjang semakin banyak dirawat di rumah, namun kompetensi caregiver keluarga umumnya rendah sehingga komplikasi (sumbatan mukus, infeksi stoma, dekanulasi tak disengaja) sering terjadi dan berujung rehospitalisasi. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas edukasi terstruktur perawatan trakeostomi di rumah terhadap kompetensi caregiver dan kejadian komplikasi. Metode: Quasi-experimental 4 bulan pada 64 caregiver pasien trakeostomi jangka panjang di layanan homecare wilayah Jakarta. Intervensi: edukasi terstruktur 3 sesi (suction aman, perawatan stoma dan ganti balutan, humidifikasi, pembersihan kanul dalam, tanda bahaya dan penanganan darurat termasuk dekanulasi) + demonstrasi-redemonstrasi + booklet bergambar + pendampingan virtual via video call 2-mingguan. Hasil: Skor kompetensi caregiver (checklist observasi) naik dari 46 menjadi 87 (p<0,001). Kejadian komplikasi turun 58% (sumbatan mukus -62%, infeksi stoma -47%). Rehospitalisasi terkait trakeostomi 4 bulan: 9% vs 28% periode sebelumnya. Kecemasan caregiver (Zarit) turun 13 poin. Simpulan: Edukasi terstruktur dengan pendampingan virtual efektif meningkatkan kompetensi caregiver trakeostomi dan menurunkan komplikasi di rumah.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2031 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.