Implementasi Early Warning Score (NEWS2) terhadap Deteksi Dini Perburukan Klinis dan Kejadian Code Blue di Bangsal: Studi di 4 RS Tipe B Jakarta

Penulis

  • Andreas Nainggolan Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Sari Puspita Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Bonar Silalahi Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Perburukan klinis pasien bangsal sering terlambat dikenali — 80% kejadian henti jantung di RS didahului tanda perburukan 6-24 jam sebelumnya yang tidak terdeteksi. Tujuan: Mengevaluasi implementasi National Early Warning Score 2 (NEWS2) terhadap deteksi dini perburukan dan kejadian code blue. Metode: Quasi-experimental pre-post 8 bulan pada 412 perawat bangsal di 4 RS tipe B Jakarta. Intervensi: pelatihan NEWS2, integrasi skor ke lembar observasi, eskalasi bertingkat (frekuensi monitoring, panggil dokter jaga, aktivasi tim medis reaksi cepat), dan audit kepatuhan. Hasil: Kepatuhan skoring 52%→91%. Aktivasi tim reaksi cepat meningkat 2,8 kali lipat (deteksi lebih dini). Kejadian code blue di bangsal turun dari 4,1 menjadi 1,9 per 1000 admisi (p=0,002). Transfer ICU tidak terencana turun 36%. Simpulan: Implementasi NEWS2 dengan jalur eskalasi terstruktur efektif mendeteksi perburukan dini dan menurunkan kejadian code blue di bangsal.

Diterbitkan

2031-06-15