Pengaruh Edukasi Penanganan Kejang Demam berbasis Booklet terhadap Pengetahuan dan Kecemasan Orang Tua: Quasi-Experimental di Poliklinik Anak 4 RS Jakarta

Penulis

  • Debora Sinaga Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Yoga Permadi Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Sere Ginting Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Kejang demam terjadi pada 2-5% anak usia 6 bulan-5 tahun dan menimbulkan kecemasan tinggi pada orang tua. Penanganan keliru (memasukkan benda ke mulut, kompres alkohol) masih banyak terjadi. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas edukasi penanganan kejang demam berbasis booklet terhadap pengetahuan dan kecemasan orang tua. Metode: Quasi-experimental pre-post test pada 156 orang tua anak dengan riwayat kejang demam di poliklinik anak 4 RS Jakarta (RSAB Harapan Kita, RSCM, RS Fatmawati, RS Anak Bunda). Intervensi: edukasi 2 sesi berbasis booklet bergambar (definisi, pertolongan pertama, kapan ke RS, pencegahan, mitos-fakta) + demonstrasi posisi recovery. Instrumen: kuesioner pengetahuan, State-Trait Anxiety Inventory (STAI), checklist perilaku penanganan. Hasil: Skor pengetahuan naik 42 poin (45→87, p<0,001). Kecemasan STAI turun 18 poin. Perilaku penanganan benar 89% vs 38% baseline. Praktik berbahaya (memasukkan benda ke mulut) turun dari 64% menjadi 7%. Simpulan: Edukasi berbasis booklet efektif meningkatkan pengetahuan, menurunkan kecemasan, dan memperbaiki perilaku penanganan kejang demam orang tua.

Diterbitkan

2031-06-15