Efektivitas Diabetes Self-Management Education (DSME) terhadap Kontrol Glikemik Pasien Diabetes Melitus Tipe 2
Abstrak
Latar belakang: Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi meningkat di Indonesia (10,9% pada 2024). Kontrol glikemik yang buruk meningkatkan risiko komplikasi mikro dan makrovaskular. Diabetes Self-Management Education (DSME) terstruktur diyakini meningkatkan kemampuan pasien mengelola penyakit. Tujuan: menganalisis pengaruh DSME 4 sesi terhadap kontrol glikemik (HbA1c, FBG, PPG) pasien DMT2. Metode: Quasi-experimental pre-post design pada 56 pasien DMT2 di Poli Penyakit Dalam RS Mitra dengan teknik consecutive sampling. Intervensi DSME 4 sesi (90 menit/sesi, mingguan) berdasarkan ADA Standards 2024. Pengukuran HbA1c dilakukan pre dan 12 minggu post-intervensi. Analisis paired t-test. Hasil: Penurunan signifikan HbA1c dari rata-rata 9,2% menjadi 7,4% (p<0,001), FBG dari 198 mg/dL menjadi 142 mg/dL (p<0,001), dan PPG dari 248 mg/dL menjadi 178 mg/dL (p<0,001). Effect size Cohen d=1,42 (large). Kesimpulan: DSME 4 sesi efektif menurunkan parameter glikemik pasien DMT2 secara signifikan. Implementasi rutin DSME direkomendasikan dalam asuhan keperawatan pasien DMT2.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.