Efektivitas Asthma Action Plan dengan Peak Flow Meter terhadap Kontrol Asma dan Kualitas Hidup Pasien Asma Dewasa: RCT di Poliklinik Paru RS Persahabatan

Penulis

  • Sondang Tarihoran Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Bagas Nugroho Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Hana Limbong Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Asma tidak terkontrol mempengaruhi 55% pasien asma Indonesia, berdampak pada serangan akut berulang dan kunjungan IGD. Self-management berbasis Asthma Action Plan (AAP) belum optimal diterapkan. Tujuan: Menguji efektivitas AAP dengan peak flow meter terhadap kontrol asma. Metode: RCT 12 minggu pada 120 pasien asma dewasa persisten di Poliklinik Paru RS Persahabatan Jakarta. Intervensi: Asthma Action Plan personal (zona hijau-kuning-merah) + peak flow meter monitoring harian + edukasi inhaler technique + follow-up perawat. Kontrol: edukasi standar. Instrumen: Asthma Control Test (ACT), Asthma Quality of Life Questionnaire (AQLQ), Peak Expiratory Flow Rate (PEFR). Hasil: Skor ACT naik dari 14,2 menjadi 21,8 (intervensi) vs 14,5 menjadi 17,1 (kontrol), p<0,001. Asma terkontrol penuh 68% vs 34%. AQLQ +1,6 poin. Kunjungan IGD karena serangan 0,4 vs 1,3 per pasien. Inhaler technique benar 92% vs 58%. Simpulan: Asthma Action Plan dengan peak flow meter efektif meningkatkan kontrol asma dan kualitas hidup pasien asma dewasa.

Diterbitkan

2031-06-15