Efektivitas Program Suplementasi Tablet Tambah Darah dan Edukasi Gizi terhadap Anemia Remaja Putri: Studi Quasi-Experimental di 8 SMA Jakarta Timur
Abstrak
Latar belakang: Prevalensi anemia remaja putri Indonesia mencapai 32% (Riskesdas 2024), berdampak pada konsentrasi belajar dan risiko stunting generasi berikutnya. Program Tablet Tambah Darah (TTD) sering rendah kepatuhan. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas program suplementasi TTD + edukasi gizi berbasis sekolah terhadap kadar hemoglobin. Metode: Quasi-experimental 16 minggu pada 384 remaja putri di 8 SMA Jakarta Timur. Intervensi: TTD mingguan terawasi (directly observed) + edukasi gizi 4 sesi + reminder kader kesehatan remaja. Kontrol: TTD mandiri tanpa pengawasan. Hasil: Kadar Hb rata-rata naik 1,8 g/dL (intervensi) vs 0,6 g/dL (kontrol), p<0,001. Prevalensi anemia turun dari 34% menjadi 12% (intervensi) vs 31% menjadi 26% (kontrol). Kepatuhan TTD 91% vs 54%. Pengetahuan gizi +38 poin. Simpulan: Program TTD terawasi + edukasi gizi berbasis sekolah efektif menurunkan anemia remaja putri.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2031 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.