Implementasi VAP Bundle terhadap Insidens Ventilator-Associated Pneumonia di ICU: Studi Quasi-Experimental di 4 RS Tipe A Jakarta

Penulis

  • Markus Sitanggang Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Yohana Pardede Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Daniel Sihombing Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Ventilator-Associated Pneumonia (VAP) merupakan Healthcare-Associated Infection (HAI) tersering di ICU dengan insidens 15-25 per 1000 ventilator-days di Indonesia, jauh di atas benchmark (5-10). VAP meningkatkan mortalitas, lama rawat, dan biaya. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas implementasi VAP Bundle terhadap insidens VAP. Metode: Quasi-experimental pre-post test 8 bulan pada 384 pasien terventilasi di 4 ICU RS tipe A Jakarta (RSCM, RSUP Persahabatan, RSPAD Gatot Soebroto, RSUP Fatmawati). Intervensi: VAP Bundle (elevasi kepala 30-45 derajat, sedation vacation harian, peptic ulcer prophylaxis, DVT prophylaxis, oral care chlorhexidine, subglottic suctioning). Audit kepatuhan bundle + surveillance VAP. Hasil: Insidens VAP turun dari 19,8 menjadi 7,2 per 1000 ventilator-days (RRR=63,6%, p<0,001). Kepatuhan bundle 58%→91%. Lama ventilasi mekanik berkurang 2,4 hari. Mortalitas ICU 28%→19%. Lama rawat ICU -3,1 hari. Saving biaya estimasi Rp 18,4 juta/pasien. Simpulan: Implementasi VAP Bundle efektif menurunkan insidens VAP, mortalitas, dan biaya rawat ICU secara signifikan.

Diterbitkan

2031-06-15