Efektivitas Program Pencegahan Jatuh Multifaktorial terhadap Insidens Jatuh Lansia di 6 Panti Werdha Jakarta: Studi Quasi-Experimental

Penulis

  • Debora Situmorang Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Tri Wahyuni Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Sandra Napitupulu Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Insidens jatuh lansia di panti werdha Indonesia mencapai 38-45 per 100 lansia/tahun, jauh di atas benchmark internasional (20-30). Jatuh berdampak fraktur, ketakutan jatuh, dan penurunan kualitas hidup. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas program pencegahan jatuh multifaktorial. Metode: Quasi-experimental pre-post test 6 bulan pada 216 lansia di 6 panti werdha Jakarta (PSTW Budi Mulia 1-4, Karya Bakti, Tresna Werdha). Intervensi: Morse Fall Scale assessment, latihan keseimbangan Otago Exercise 3x/minggu, modifikasi lingkungan (handrail, pencahayaan, anti-slip), review polifarmasi, edukasi staf. Hasil: Insidens jatuh turun dari 41,2 menjadi 18,4 per 100 lansia/tahun (RRR=55,3%, p<0,001). Skor keseimbangan Berg Balance Scale naik 12 poin. Ketakutan jatuh (FES-I) turun 14 poin. Tingkat fraktur akibat jatuh berkurang 67%. Simpulan: Program multifaktorial efektif menurunkan insidens jatuh lansia secara signifikan dan layak diadopsi sebagai standar panti werdha.

Diterbitkan

2031-06-15