Edukasi Self-Care berbasis Buku Saku Digital pada Pasien Hemodialisis Reguler: RCT di Unit HD 3 RS Tipe B Jakarta

Penulis

  • Mariska Saragih Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Iqbal Lubis Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal
  • Marlina Pasaribu Akademi Keperawatan Yayasan UKI, Jakarta Manajer Jurnal

Abstrak

Latar belakang: Pasien hemodialisis (HD) reguler harus mengelola self-care intensif (cairan, diet rendah K+/P+, akses vaskular, kepatuhan obat). Tingkat self-care management Indonesia hanya 41% (skor SCKDS rendah). Tujuan: Menguji efektivitas buku saku digital interaktif untuk meningkatkan self-care HD. Metode: RCT 6 bulan pada 144 pasien HD reguler di 3 RS tipe B Jakarta (RS Pelni, RSUD Koja, RS Atma Jaya). Intervensi: aplikasi buku saku digital (15 modul, video edukasi, reminder pencatatan cairan, fitur tanya jawab perawat) vs leaflet konvensional. Hasil: Skor SCKDS (Self-Care of Kidney Disease Scale) naik 28 poin pada intervensi (vs 7 poin kontrol, p<0,001). Interdialytic weight gain (IDWG) <=2 kg/sesi 76% vs 51% (p<0,001). Kepatuhan diet (KDQOL-Diet) +24 poin. Komplikasi hipotensi intradialitik berkurang 38%. Tingkat penggunaan aplikasi 87%. Simpulan: Buku saku digital efektif meningkatkan self-care pasien HD dengan dampak klinis signifikan.

Diterbitkan

2031-06-15