Pengembangan Budaya Patient Safety pada Ruang Rawat Inap: Analisis Sentinel Events dan Just Culture
Abstrak
Latar belakang: Patient safety merupakan dimensi kualitas pelayanan kritis dengan estimasi 134.000 kematian/tahun akibat medical error di Indonesia. Tujuan: menganalisis tingkat budaya patient safety dan distribusi sentinel events di 4 RS tipe B Jakarta. Metode: Mixed-method 10 bulan pada 384 perawat di 16 ruang rawat inap. HSOPSC (Hospital Survey on Patient Safety Culture) versi AHRQ + analisis root cause analysis sentinel events. Hasil: Skor positif HSOPSC rata-rata 56% (di bawah benchmark 75%). Dimensi terendah: non-punitive response to error (38%), staffing (42%), handoff (51%). Sentinel events 12 bulan: 47 kasus (medication error 38%, jatuh pasien 26%, hospital-acquired infection 19%). Just culture implementation menurunkan underreporting 41%. Kesimpulan: Perlu transformasi budaya dari blame culture ke just culture, peningkatan staffing, dan standardisasi handoff (SBAR).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2031 Jurnal Keperawatan YUKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.